Apple Cari ‘Ahli Sistem Syaraf’ untuk Kacamata AR?

Telset.id, Jakarta – Mungkinkah upaya rahasia Apple untuk menciptkan kacamata Augmented Reality (AR) semakin mendekati kenyataan? Hal itu mungkin saja, sebab Apple baru saja memposting lowongan pekerjaan bagi seorang ahli saraf. Bisa saja ini merupakan indikasi.

Perusahaan pembuat iPhone ini ingin mendatangkan “ahli sistem syaraf senior”. Jika melihat persyaratannya, maka kemungkinan kandidat yang dicari ini akan ditempatkan pada proyek pengembangan produk kacamata AR Apple.

Di dalam persyaratan, disebutkan bahwa setidaknya memiliki lima tahun pengalaman merancang sebuah eksperimen untuk menyelidiki korelasi saraf persepsi, tindakan atau kognisi dan memiliki keahlian di bidang persepsi sensorik.

Selain itu, juga harus berpengalaman dalam penelitian yang luas dalam salah satu atau semua hal yang terkait soal integrasi multi-sensorik dan sensorimotor, persepsi kedalaman, pengambilan keputusan, pengkodean neural dan decoding.

Baca juga: Kacamata Pintar Apple Meluncur 2019, Pakai OS Khusus?

Petunjuk lain yang juga menjadi indikasi, bahwa orang ini nantinya akan bergabung dengan Tim Pengembangan Teknologi Apple. Persyaratan ini mungkin cukup samar, namun telah mencakup penjelasan kebutuhan perusahaan ke depan.

“Tim Pengembangan Teknologi saat ini mencari ahli syaraf yang memiliki ketertarikan yang besar terhadap studi tentang otak dan aplikasinya, untuk membangun neuroteknologi transformatif. Anda akan memiliki latar belakang penelitian yang kuat dan akan membuat kontribusi asli untuk ilmu dasar melalui kombinasi pendekatan eksperimental dan komputasi”

“Anda berkembang dalam merancang eksperimen cerdas dan melakukan analisis kuantitatif mendalam terhadap kumpulan data yang kompleks, dengan kemampuan yang ditunjukkan untuk menarik wawasan baru,” tulis keterangan persyaratan yang diposting Apple.

Baca juga: Apple Akuisisi Startup untuk Kembangkan Kacamata Pintar AR

Augmented Reality, sebagai teknologi umum bahkan di luar spesifikasi produk kacamata, semakin sering dibicarakan sebagai pemegang potensi untuk membuka Next Big Thing Apple.

Mantan insinyur perangkat lunak Apple Ken Kocienda, misalnya, beberapa hari yang lalu mengatakan kepada CNBC, bahwa AR pasti akan menjadi bagian dari apa pun produk hits berikutnya. Ken merupakan insinyur yang mengembangkan fitur koreksi otomatis iPhone serta keyboard di layar di iPhone pertama.

Sementara itu, CEO Apple, Tim Cook sudah kerap berbicara tentang potensi AR yang akan mengubah permainan. ARKit 2.0 akan menjadi bagian dari versi baru iOS. Apple juga baru saja mengakuisisi startup yang membuat display untuk AR headset.

Sementara, Cultofmac mengatakan, mengenai lowongan pekerjaan baru itu bisa saja menunjukkan bahwa kebutuhan ini bisa saja untuk sesuatu yang jauh lebih mendasar daripada kacamata.

Baca juga: Bos Apple Sesumbar Punya Teknologi AR Terbaik

“Orang-orang tidak benar-benar melihat iPhone dan Mac mereka dengan mata mereka, mereka menggunakan otak mereka. Perusahaan dapat mempekerjakan seorang ahli syaraf untuk mempelajari bagaimana otak kita bereaksi terhadap berbagai aplikasi iOS dan macOS,” tulisnya.

Jangan lupa, Apple konon memiliki lebih dari 100 insinyur yang mengeksplorasi baik augmented reality dan virtual reality headsets. Jadi, ada kemungkinan kita memang sedang melihat sesuatu yang baru segera datang dalam waktu dekat. [BA/HBS]

Sumber:NY Post

We will be happy to hear your thoughts

      Leave a reply

      Telset.id
      Logo
      Register New Account
      Reset Password
      Compare items
      • Total (0)
      Compare
      0
      Enable Notifications.    Ok No thanks